Palembang

Dua Karyawan Kalahkan BeritaPagi di PHI

PALEMBANG–Buntut Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan PT Pandji Media Gemilang atau Harian Umum BeritaPagi, terhadap dua karyawannya yakni, Hasandri Agustiawan dan Adi Kurniawan. Sudah masuk dalam pembacaan keputusan oleh Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri (PN) Palembang, berdasarkan surat keputusan nomor 65/Pdt.Sus-PHI/2017/PN. PlG. Serta nomor 66/ Pdt.Sus-PHI/2017/PN. PlG, yang dibacakan oleh, Hakim Ketua Majelis Zulkifli SH, MH, serta Hakim Anggota Haryanto SH dan Tarsidi SH, yang dibacakan Selasa (16/1/2018) lalu.

Dalam pembacaan keputusan tersebut Hakim Ketua Majelis Zulkifli SH, MH, mengatakan, mengabulkan gugatan penggugat (Hasandri dan Adi, red),  meyatakan pemutusan hubungan kerja yang dikeluarkan PT Pandji Media Gemilang per 10 Mei 2017 lalu adalah sepihak dan tanpa kesalahan dari keduanya, selain itu menghukum PT Pandji Media Gemilang untuk membayar kompensasi pemutusan hubungan kerja sesuai pada ketentuan pasal 156 ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Sementara itu, Tim kuasa hukum dari Kantor Hukum AMH & Associates, yang terdiri dari Amrullah, SH – Mandai – Sudirman Hamidi SH MH, yang diwakili Sudirman Hamidi mengatakan, setelah dibacakannya surat keputusan tersebut, serta berdasarkan Undang-undang maka jedah waktu yang diberikan selama 14 hari dari pembacaan keputusan. Maka pihak dari PT Pandji Media Gemilang atau Harian Umum BeritaPagi, boleh mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Apabila tidak mengajukan berarti secara otomatis mereka menerima keputusan dari majelis hakim PHI Palembang.

“Kalau mereka menerima keputusan yang dibacakan oleh majelis hakim PHI Palembang, mereka wajib membayar pesangon yang telah ditetapkan berdasarkan Undang Undang Ketenagakerjaan,” katanya, saat ditemui di Kantor Hukum AMH & Associates, Kamis (25/1/2018).

Ia menjelaskan, apabila selama ketentuan tersebut pihak PT Pandji Media Gemilang atau Harian Umum BeritaPagi, tidak membayar pesangon tersebut maka pihaknya akan mengeluarkan surat ke Pengadilan Negeri Palembang untuk dilakukan peyitaan.

“Ya, kalau memang mereka ingin memberi contoh sebagai PT yang bergerak di surat kabar ini sebagai panutan untuk PT yang lain, maka seharusnya mereka dengan lapang dada membayar pesangon tersebut. Mengingat BeritaPagi merupakan salah satu koran yang besar dan milik Wong Sumsel BeritaPagi bisa memberikan contoh yang baik tentunya,” harapnya.

Ia menambahkan, terbukti dalam persidangan yang sudah dilakukan tersebut, apa yang dilakukan terhadap kliennya ini merupakan PHK sepihak, bukan karena efisiensi serta berdasarkan kesalahan yang diterima kliennya. Maka seharusnya mereka bisa menerima dan memenuhi segala ketentuan berdasarkan Undang Undang.

“Jelas bahwa dari hasil keputusan dari PHI bahwa klien kami ini menjadi korban PHK sepihak, jadi saya berharap mereka bisa mematuhi segala keputusan yang telah diberikan PHI, kalau memang mereka ingin menjadi contoh yang baik. Jangan sampai dilakukan peyitaan dan lain-lain,” pungkasnya.(Rel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top
istanbul evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat linux hosting seo ajansı hasta yatağı atakum günlük kiralık daire bursa halı yıkama diyarbakır escort mersin escort istanbul escort düzce escort malatya escort